Memberi Inspirasi Untuk Negeri

Berita Bisnis gaya Hidup

Jangan Galau,, Ini dia Polis Asuransi dan Langkah-langkah untuk Membacanya

Jika kamu telah memperoleh polis asuransi, selamat! jadi kamu sudah paham keutamaan peran asuransi sebagai pelindungan keuangan kamu dari resiko-risiko yang tidak disangka-sangka dalam kehidupan.

Tetapi saat kamu telah beli satu produk asuransi, kamu akan memperoleh satu dokument yang diberi nama polis asuransi. Polis asuransi ialah dokument yang penting sebagai nasabah asuransi, karenanya kamu harus membacanya dan mengecek apa asuransi yang kamu beli sesuai dan pas dengan keperluan kamu.

Yok kita belajar mengenai polis asuransi!

 

Apakah itu polis asuransi?

Polis asuransi ialah sebuah dokument legal yang mengikat Pemegang Polis (siapa saja yang bayar ongkos premi asuransi) dan Penanggung (perusahaan asuransi) pada suatu kesepakatan tercatat. Kesepakatan ini juga umumnya mengatakan semua persyaratan, hak dan kewajiban masing-masing , dan keseluruhan ketetapan dari konsep kerja asuransi yang berjalan.

Lantas apa peranan dari polis asuransi?

Pertama, polis asuransi dapat memastikan jika Pemegang Polis memiliki data personal yang tepat, sama seperti yang tercatat dalam polis asuransi, dan telah melakukan kewajibannya dalam bayar premi sesuai ketetapan yang ditata dalam polis itu. Disamping itu, polis jadi bukti jika kamu sudah bayar premi.

Ke-2 , polis asuransi memastikan jika Penanggung akan bertanggungjawab dalam membayar pertanggungan ke Tertanggung atau Pakar Waris jika resiko yang tercatat dalam polis terjadi.

Karena itu, polis asuransi jadi document yang sangat penting, bukan hanya untuk nasabah tetapi juga pada pihak perusahaan asuransi. Tetapi, kadang kita malas membacanya karena bahasanya yang terlalu formal. Bagaimanapun juga masih tetap ada banyak hal yang kamu harus jadi perhatian secara eksklusif saat membaca polis asuransi.

 

Kapan harus membaca polis asuransi?

Ada satu istilah pada dunia asuransi yang disebutkan dengan free-look period. Beberapa orang ada yang tidak diketahuinya, tapi sebagai  nasabah, kamu memiliki hak untuk mempelajari polis yang kamu terima sepanjang 14 hari awal saat pembelian asuransi.

Masa 14 hari berikut yang disebutkan free-look period. Dan kamu harus manfaatkan waktu ini untuk cari tahu mengenai beberapa informasi penting dalam polis asuransi. Jika kamu pada akhirannya tentukan jika keperluan kamu tidak sesuai persyaratan dan ketetapan yang tercantum pada polis itu, karena itu kamu dapat menggagalkan.

Menggagalkan polis asuransi dalam free-look period itu syah dan kamu bisa juga memperoleh premi yang telah kamu bayar kembali. Lebih kurang sama dengan waktu untuk kembalikan asuransi yang telah kamu membeli.

Bagaimana cara baca polis asuransi jiwa?

Meskipun panjang seperti esai, kamu tak perlu cemas. Kamu perlu cari keyword tertentu untuk tentukan apa produk asuransinya sesuai kamu atau mungkin tidak. Karenanya, kamu perlu memeriksa 6 point ini cara baca polis asuransi jiwa

 

1. Data informasi kamu

Dalam polis asuransi telah tercantum data personal yang kamu beri saat dalam tahapan proses registrasi asuransi. Kamu harus mengecek kembali apa semua data yang telah tertera telah sama sesuai dan betul. Baik itu nama komplet, nomor KTP, contact yang ada, info kesehatan, dan yang lain.

Bila tidak sesuai dengan, karena itu Penanggung akan memiliki hak untuk menampik claim asuransi yang kamu sampaikan saat resiko terjadi, atau bahkan juga menggagalkan polis kamu seutuhnya.

Jika memang terjadi peralihan data, karena itu kamu harus menghubungi perusahaan asuransi atas peralihan itu supaya mereka dapat meng-update data yang mereka punyai.

2. Manfaat asuransi

Faedah ialah pertanggungan yang dikasih ke nasabah atas resiko yang tertera dalam polis asuransi. banyak produk asuransi untuk dipertimbangkan dan memiliki memberikan manfaat dan tujuan yang berbeda-beda, info mengenai manfaat asuransi ini ada dalam polis asuransi.

Info yang perlu kamu cari ialah:

– Resiko apa yang memberikan manfaat atau pertanggungan?

– Jika resiko terjadi, berapakah nilai faedah asuransi yang hendak turun?

– Apa memiliki bentuk uang kontan, pergantian rugi, atau sebagai kontan rencana?

– Adakah potongan ongkos yang lain?

Bila benar ada yang tidak kamu pahami, kamu dapat menanyakan kembali pada pihak perusahaan asuransi itu.

3. Premi

Premi ialah ongkos yang perlu dibayar oleh nasabah. Ketetapan besaran, frekwensi, dan sistem pembayaran oleh premi tercantum dalam polis asuransi.

Tetapi yang lebih penting ialah kamu harus mengecek toleran batasan terlambat pembayaran premi. Berapakah lamanya waktu grace period yang diberi saat sebelum polis kamu dipandang lapse atau gagal? apakah ada denda yang dikenai jika kamu telat membayar premi.

4. waktu Tunggu

Ada banyak tipe asuransi yang memiliki masa Tunggu, khususnya untuk kesehatan dan penyakit tertentu. Periode nantikan ini sebagai lama waktunya saat yang diperlukan saat sebelum pelindungan asuransi aktif atau saat sebelum kamu dapat terima .

masa tunggu bermanfaat untuk menahan penipuan asuransi di mana nasabah telah menanggung derita tanda-tanda penyakit saat sebelum berasuransi. Karenanya, periode nantikan berbeda waktunya, ada yang cuma 30 hari, ada yang 1 atau dua tahun.

Jika kamu beli asuransi kesehatan dengan periode nantikan sepanjang 30 hari, karena itu bila kamu sakit dalam 30 hari awal, resiko kamu tidak dijamin. Bila kamu ajukan claim, claim kamu akan ditampik karena kamu masih ada dalam periode nantikan . Maka lihat bila asuransi kamu memiliki periode nantikan atau mungkin tidak ya!

5. masa Pertanggungan

masa pertanggungan sebagai periode di mana asuransi aktif dan pelindungannya dapat dipakai. Umumnya periode pertanggungan ini harus diperpanjang. Ada banyak tipe yang perpanjangannya automatis dilaksanakan sepanjang kamu membayar premi.

Beberapa macam asuransi memiliki batasan akhir umur periode pertanggungan. Batasan akhir umur ini menjadi satu diantara yang perlu kamu check juga.

6. Pengecualian

Ada banyak resiko-risiko tertentu yang kemungkinan tidak dapat dijamin oleh perusahaan asuransi. Ini dapat kamu check dalam sisi pengecualian di polis asuransi kamu. Tentu saja pengecualian ini berbeda untuk tiap tipe produk asuransi yang kamu punyai.

Pada umumnya, pengecualian terhitung resiko bunuh diri, ada elemen tersengajaan dari resiko untuk memperoleh faedah asuransi, resiko perang, keadaan atau tanda-tanda klinis yang telah ada saat sebelum periode pelindungan asuransi (pre-existing conditions), segalanya yang terkait dengan pelanggaran hukum, dan yang lain.

7. Langkah claim

Dalam polis, ada pula tutorial untuk pengajuan claim. Umumnya terhitung document yang perlu kamu persiapkan untuk claim, ke mana kamu dapat mengirimi document kamu, atau contact perusahaan asuransi hal claim.

Recommended Articles